Saturday, December 8, 2012

Task Manager di google Chrome


Pasti banyak to yang belum tau?? kalo di google crome ada fitur taskmanager nya. Menurut saya keberadaan fitur ini cukup menarik. Saya bisa bisa melihat tab mana yang menghabiskan memory, memperberat kerja processor, graphic dan menghabiskan bandwidth, sampai dengan menghentikan secara paksa bila ada halaman web yang terbuka di suatu tab yang menyebabkan crash.

Menggunakan task manager ChromeIkuti langkah-langkah untuk membuka task manager:

  1. 
Klik menu Chrome menu Chrome pada toolbar browser.
  2. 
Pilih Tools.
  3. 
Pilih Task manager.

  4.  Dalam dialog yang muncul, pilih proses yang Anda ingin menutup. Anda akan menemukan lima jenis proses yang terdaftar:
 *
Browser: Proses ini mengelola semua tab yang terbuka dan jendela dan memantau mereka untuk aktivitas yang mencurigakan. Tutup proses ini jika Anda ingin memaksa segala sesuatu di browser untuk mengakhiri.
 * P
enyaji: Setiap tab dan aplikasi yang terdaftar merupakan proses penyaji. Menutup tab atau aplikasi jika tidak tampil sebagaimana mestinya.
  *
Plug-ins: Jika halaman web menggunakan proses khusus untuk menampilkan konten yang kaya pada halaman nya, proses, juga dikenal sebagai plug-in, akan terdaftar. Jenis umum plug-in termasuk Flash, Quicktime, dan Adobe Reader. Tutup plug-in jika Anda berpikir itu menyebabkan halaman untuk melakukan perlahan.
   *
Ekstensi: Setiap ekstensi yang berjalan di latar belakang browser akan terdaftar. GPU (Graphics Processing Unit): Proses ini mengontrol cara penyaji menampilkan grafis.

   5. Klik End Process .Anda juga dapat menggunakan shortcut keyboard Shift + Esc (Windows, Linux, dan Chrome OS) untuk membuka task manager.

Chrome Mempunyai beberapa proses arsitekturAnda mungkin memperhatikan bahwa ada beberapa Google Chrome entri dalam Task manager Windows Anda (chrome.exe) atau Activity Monitor Mac karena Chrome terus karena Chrome membuat tab, ekstensi, aplikasi web, dan plug-in proses independen satu sama lain. Anda dapat melihat detail dari proses yang berbeda menggunakan Task Manager Chrome. Dengan begitu, masalah dengan satu proses tidak akan berpengaruh negatif terhadap proses lain atau respons dari browser secara keseluruhan. Kita lihat ini sebagai desain "arsitektur beberapa proses" Chrome.Misalnya, ketika Anda sedang browsing situs, Chrome menggunakan penyaji atau mesin rendering untuk memproses kode situs untuk ditampilkan dengan benar. Sebagai penyaji menjadi lembur lebih kompleks, kadang-kadang dapat menyebabkan halaman untuk kecelakaan.Dengan memisahkan proses yang berbeda, Chrome memberikan manfaat sebagai berikut:* Responsif: ketika crash tab atau menghadapi masalah yang membeku renderer, itu tidak akan mempengaruhi tab lain menggunakan penyaji yang berbeda atau crash seluruh browser.* Keamanan: setiap renderer dijalankan di bak pasir, yang berarti hampir tidak memiliki akses langsung ke disk Anda, jaringan, atau layar. Semua permintaan yang perlu dijalankan melalui proses browser. Hal ini akan memungkinkan proses browser untuk memonitor kegiatan yang mencurigakan.* Kinerja: komputer modern memiliki unit pengolahan beberapa pusat (CPU). Arsitektur beberapa proses mengambil keuntungan dari menggunakan CPU tersebut. Selain itu, ketika Anda menutup tab yang berhubungan dengan renderer, semua memori dikembalikan ke sistem untuk memungkinkan proses lain untuk menggunakannya.

1 comments:

Kadek Joni Lesmana Putra said...

jejak, gan

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes